Puisi-Puisi Moh. Ghalib Bafadhal

Foto diambil dari id.pinterest.com

Seniman Asing

Disaat orang-orang tertunduk malu pada kediaman yang bisu

Kebisingan hanyalah tamu yang tak diundang

Jika segar kini menghilang lantas apa yang bisa kita perbuat di zaman yang dibilang milenial

Mahasiswa adalah agen perubahan, katanya.

begitu jelas tertancap di telinga masyarakat

Mahasiswa harapan mereka untuk memberantas ketidak-adilan,

ketika penguasa bertindak semena-mena.

Suara-suara dianggap penghambat bagi mereka yang diperbudak pejabat.

Kita hadir dianggap sampah.

Lantas siapakah yang sebenarnya sampah.

Satu kata, Lawan karena keadilan harus kita sampaikan dengan lantang.

Gadu Barat, 18 Desember 2021

 

Ratapan Sang Kekasih

Detak jantung kian gelisah dalam tubuh yang tak bergairah,

sekujur tubuh gemetar lantaran engkau lama bepergian

Pintu rumah semakin cemburu sebab kekasih kian tak datang

Arah makin tak jelas seakan dirimu tertidur pulas

Ya Robbi…
Aku ini hamba-Mu
Aku ini ciptaan-Mu
Aku ingin bertemu dengan kelasih-Mu

Dosa-dosaku menjadi penghalang dalam setiap kerinduan yang datang,

apakah aku pantas menjadi hamba-Mu…

Ya Robbi…
Ampunilah dosaku ini dan izinkan aku melihat kekasih-Mu walaupun dalam mimpi yang bisu.

Gadu Barat, 12 januari 2021

 

*Moh Ghalib Bafadlal; Mahasiswa Prodi PMI (Semester VI) di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Raudlatul Iman (STIDAR) dan aktif di Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Asy’ari Sumenep.

Bagikan ke :

Leave a Comment