Aku Tak Berani Ber-Idul Fitri-Sajak Lelah Muhammad Sahli

 

AKU TAK BERANI BER-IDUL FITRI

 

Sajak lelah Muhammad Sahli

 

Aku tak siap datangnya idul fitri dan juga tak mampu jika Ramadhan sepanjang waktu
Dan berlalu begitu cepat pergi
Tapi Ramadhan sepertinya harus pergi meninggalkan nyeri
Secarik sesal masih menggumpal
Membuangku jauh ke ujung sepi

 

Aku tak pernah berani mengucapkan selamat idul fitri
Entah karena diri yang terselip di antara selangit mimpi
Atau memang aku bagian dari barisan dari orang-orang yang kalah
Bicara berkah namun memanja lelah

 

Aku bertakbir biasa sebagaimana layaknya
tak berani melantunkan takbir kemenangan
Karena tak ada yang pantas dirayakan
Yang patut hanya merayakan kekalahan
Aku bahagia karena menyesuaikan saja dengan orang-orang sekitar karena tak ingin disebut orang tak bisa adaptasi
Kebahagiaan hanya bagi orang yang tak punya beban
Padahal aku menanggung banyak beban dan hutang-hutangku belum lunas terbayar

 

Bagaimana aku bisa berani merayakan lebaran
Sementara orang-orang di sekitarku banyak yang kelaparan
Beli baju lebaran hanya karena terpaksa
Mereka menyembunyikan luka di balik senyumnya yang mesra
Mereka membuat kue lebaran bukan karena kelebihan uang
Tapi dari hasil ngutang agar anak-anaknya ikut merasakan sekali saja indahnya kebersamaan

 

Tuntas sudah puasa sebulan penuh
Tapi nafsuku semakin angkuh
Takbir bergema bersahutan di mana-mana
Petasan turut meramaikan angkasa
Aku merasakan sesuatu yang hampa dan rapuh
Tarawih, sahur, tadarus dan berbuka bersama kini tersimpan dalam kenangan
Menikmati kue dan aneka makanan untuk menggemukkan badan
Akan memenuhi hari-hari yang akan datang

 

Aku malu untuk merayakan lebaran
Idul fitri berarti kembali suci
Tak lagi punya dosa laksana anak yang baru lahir dari rahim ibunya
Aku tak mampu memantaskan diri
Dosa-dosaku masih berbaris antre
Amarahku masih memenuhi halaman bumi

 

Aku tak bisa beridul fitri
Di tengah berisiknya iri dan benci
Di antara sesaknya angkara murka
Aku hanya bisa berkata
Mohon maaf salah dosa
Semoga berjumpa lagi pada Ramadhan tahun depan

 

Rabu, 1 Syawal 1442 H / 12 Mei 2021 M

Bagikan ke :

Leave a Comment