Terkuak Rahasia, Mengapa STIDAR Disebut Kampus Besar

 

Peserta SKL 2022 dan Pimpinan di depan gedung STIDAR

 

Stidar.ac.id – Pelepasan peserta Studi Kerja Lapangan (SKL) Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Raudlatul Iman (STIDAR) Gadu Barat Ganding Sumenep dilakukan hari ini di Hall Ibrahimi Kampus peradaban (01/12/2022).

Hadir jajaran pimpinan dan civitas akademika STIDAR di antaranya Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Raudlatul Iman Kiai Sahli Hamid, Bapak Khamsil Laili selaku Kepala LPM, Ketua LP3M K. Ainul Yaqin, DPL Bapak Moh. Toyu dan Bapak Jamalul Muttaqin serta pengurus lainnya.

Dalam pengarahannya, Ketua Yayasan Kiai Muhammad Sahli mengupas tentang keberadaan STIDAR yang disebut sebagai kampus besar.

“Pesan saya, STIDAR ini adalah kampus besar, sehingga saudara harus berpikir besar dan menunjukkan potensi yang semestinya dimiliki orang besar. Jika tidak, saudara akan merasa minder dan tidak percaya diri. Coba perhatikan mottonya STIDAR yaitu The Great Campus of Civilization Restoration, artinya kampus besar dan hebat untuk perbaikan peradaban. Tunjukkan nyali yang sesungguhnya bahwa saudara setara dengan kampus yang lain” tukasnya memberikan semangat.

“Selain itu lakukan kegiatan magang sesuai profil lulusan, baik PMI maupun BKI. Saudara adalah pemberdaya masyarakat yang harus menghadirkan kreasi dan inovasi sesuai program kampus yaitu Smart Innovation Programme (SIP). Dengan begitu, orang lain akan melihat STIDAR sebagai perguruan tinggi yang hebat dan dahsyat cettar membahana” tambahnya.

Perlu diketahui bahwa, peserta SKL kali ini akan melakukan magang atau praktek di dua tempat, yaitu kantor kecamatan dan KAU di Ganding. Selebihnya magang di kantor Desa Bates Dasuk dalam waktu satu bulan sejak 01 sd 31 Desember 2022. (MSA).

Bagikan ke :

Leave a Comment