Sumenep, Stidar.ac.id

Pelaksanaan Wisuda III dan Milad VII Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Raudlatul Iman (Stidar Sumenep) mendapat respon dari berbagai kalangan, baik dari pimpinan maupun panitia.

Salahsatunya dari Ibu Imroatin, M.Sosio yang merupakan Waka I dan satu-satunya unsur pimpinan perempuan yang turut mengawal acara dari awal sampai selesai.

“Saya sangat terkesan pada acara wisuda ke – 3 . Acara sakral bersama para cendekiawan dan para support sistemnya. Pelaksanaan berlangsung dengan khidmad, tentunya karena semangat dan kekompakan para panitia dalam membingkai acara, meskipun ada sedikit kendala teknis ( beberapa pendingin ruangan /AC mati mendadak) sehingga ruangan menjadi memanas. Kendatipun begitu para wisudawan, para tamu undangan dan seluruh yang hadir tetap antusias dalam mengikuti acara. Karena penyampaian Orasi ilmiah yang diselingi pantun dari Sekretaris Kopertais IV surabaya, Bapak Dr. H. M. Hasan Ubaidillah, S.H., M.Si , semakin memacu semangat para wisudawan dan tamu undangan. Pembahasan tentang keutamaan dan keistimewaan dalam menuntut ilmu, seseorang yang mencari ilmu di jalan Allah, maka akan mendapatkan kemualiaan dalam hidupnya.” Tutur ibu dua anak kepada Media Center Raudlatul Iman, Selasa (28/11/2028).

Beliau juga berharap, agar para wisudawan memperoleh ilmu barokah dan mencapai cita-citanya.

“Terakhir dari saya, Semoga para wisudawan mendapatkan ilmu yang barokah serta tercapai segala cita dan cinta.” Tutupnya

Menurut pantauan media ini, panitia yang memimpin di penyiapan sarana yang sangat luar biasa semangatnya adalah Bapak Muhammad yang menjabat bendahara. Ia turut membantu mondar-mandir Sumenep Ganding dan bahkan bukan hanya menjadi sopir, tetapi terlibat aktif melakukan pekerjan.

“Saya atas nama pribadi minta maaf yang sebesar-besarnya kepada semua rekan-rekan panitia, utamanya pada pekerja lapangan dan kru protokoler karena saya merasa selalu membentak-bentak untuk bekerja keras. Semua itu untuk menyukseskam acara agar tepat waktu, sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya. Mohon jangan dimasukkan ke dalam hati” pintanya

Bagikan ke :

Leave a Comment