Sosok Gesit dan Cakap di Balik Sukses Wisuda III STIDAR

Semua panitia wisuda ke-3 Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Raudlatul Iman (STIDAR) telah bekerja dengan profesional sesuai bidang tugas masing-masing. Tetapi ada beberapa sosok dan cakap di balik perhelatan tersebut yang sempat direkam oleh tim Stidar.ac.id

Di antara sosok tersebut antara lain :

1. Ainiyatul Maghfiroh
Alumnus STIDAR angkatan 2021 tampak mencolok dari yang lain karena kegesitannya. Meski anggota bagian protokoler, ia mampu mengkoordinir dan mengkomunikasikan tugas di lapangan pada seksi yang lain.

2. Ach Khazaimi
Sekretaris yang melekat pada tugas tidak bisa lepas dari kinerjanya sebagai konseptor dan komunikator kepada semua elemen panitia. Ia terlihat begitu cakap dengan tugas yang diberikan dan dapat diselesaikan dengan baik

3. Muhammad Ayadi
Sosok yang satu ini memang tak asing dalam pengalamannya. Di samping sebagai bendahara, ia juga menjadi koordinator akomodasi. Sikapnya yang tegas dan mobil membuat tugas yang dipercayakan tak pernah terbengkalai.

4. Ramadhani
Dani panggilan akrabnya, seorang yang tak pernah mengenal lelah. Tugas menjadi indah di tangan kreatifnya. Berkat kecekatannya, media untuk mempublikasikan kegiatan terasa beda. Bahkan tidak hanya itu, anggota protokoler ini berusaha keras memberikan pelayanan kepada semua pihak.

5. Ach. Rodi
Divisi protokoler ini tak pernah berhenti mendesain acara lebih sakral dan berwibawa. Sarjana Sosial angkatan 2022 ini telah terbukti mengemas acara secara apik dan tertib. Di bawah komandonya, rangkaian acara menjadi spektakuler dan memukau. Kejeniusan settingannya, acara dapat tersaji sesuai alur cerita.

6. Muhammad Zahir
Pribadi yang tak banyak bicara, namun kerja menjadi melodi penuh arti. Kerja, kerja dan kerja merupakan ruh langkahnya. Kecermatan dalam mengawal tugas bisa dirasakan pada hasil tata rias panggung yang fantastis nan romantis

7. Muzanni
Pemuda bertubuh tegap dan meyakinkan ia manfaatkan untuk berdedikasi. Urusan sarana prasarana yang dibutuhkan tak satupun terlewatkan. Berat memang, tapi ia tetap tersenyum menggoda di tengah kesibukannya.

8. M. Aminallah
Siapa sangka, laki-laki kerempeng ini memiliki talenta yang sulit diterka. Bekerja taktis dan penuh pertimbangan menghasilkan maha karya seni menakjubkan. Kantuknya terkadang ia sembunyikan demi untuk memberikan yang terbaik

9. Sahlah Jufri
Kejeliannya cukup terukur. Di matanya yang tajam tersimpan kehati-hatian. Bercanda dengan data-data adalah instrumen yang mesti harus dituntaskan. Lugas dan fleksibel itulah gambaran kepribadiannya dengan jiwa pengabdian yang tinggi

10. Hamidin
Alumni Raudlatul Iman yang satu ini memang tidak diragukan dedikasinya. Selalu menempati koordinator kesekretariatan, ia tak pernah lengah untuk menyelesaikan tugasnya dengan baik. Kesungguhannya telah membuat dirinya sulit tergeser dan tergantikan. Sepintas memang terkesan pendiam, tetapi diamnya itu adalah kerja atau bahkan senyum khasnya selalu sulit diterka

11. Abd Rahem
Untuk figur yang satu ini, loyalitasnya telah teruji tak perlu testimoni. Ketua panitia yang diemban menggerakkan proses manajemen dengan baik. Job diskripsi hanyalah panduan, terbukti ia juga membantu tugas panitia secara teknis dan praktis.

12. M. Zairofi
Kerja di balik layar dan sulit ditemukan foto-fotonya terpajang. Catatan tentang anggota kesekretariatan ini adalah desainer banner yang menyita waktu mampu diselesaikan tepat waktu.

13. Ahmad Thafi
Alumnus Kampus Raudlatul Iman tahun 2013 ini, tipe alumni setia. Ia selalu berusaha hadir dan mengambil peran dalam tiap kesempatan. Keahliannya sebagai penata acara tak perlu dipertanyakan. Host Suara Pamekasan ini telah mendedikasikan tenaga dan pikirannya untuk Raudlatul Iman, kapan saja dibutuhkan.

14. Asrorul Abror
Layak kiranya untuk mengapresianya, walau jarang bicara tetapi kinerjanya melampaui kecepatan kedip matanya. Tak heran, jika bagian dokumentasi ini membuktikan alumni Raudlatul Iman yang patut diacungi jempol

15. M. Ghalib Bafadhal
Bang Ghalib teman-temannya memanggil. Jabatannya selaku seksi keamanan mampu dikendalikan dengan baik sehingga acara berjalan tertib dan lancar

16. Shofiyati
Perempuan peserta wisuda angkatan II turut serta mengisi ruang kosong dalam kepanitiaan. Ia mampu melakoni tugasnya dengan baik sebagai penata acara bersama seniornya

17. Zuhal
Laki-laki mungil namun gokil, mampu menjadi petugas penerima tamu dan konsumsi dengan penuh gairah. Ia harus mengamati setiap tamu yang datang dan dilayani penuh keramahan.

18. Aisyah
Mbak Isye’ panggilan populernya. Ia tidak hanya bertugas di bagian konsumsi, tapi mampu juga mengemban tugas sebagai kurator paduan suara sehingga tampil fantastis penuh kesima

19. Ach. Sahawi
Mahasiswa semester akhir ini turut berdarah-darah mengawal pekerjaan tanpa lelah. Supel dan bersahaja itulah gambaran pribadinya. Walaupun fisiknya kurang energik, tapi kinerjanya laksana kijang yang menari dari tempat yang satu ke tempat yang lain.

20. K. Faishol Aziz
Siapa yang tak kenal tokoh yang satu ini. Koordinator divisi paduan suara menunjukkan kelasnya. Suara emasnya mampu membuat paduan suara yang dibinanya tampil rancak, melankolis, prima dan mempesona.

21. Moh. Anwar-Rofiqi
Dua orang pemuda tersebut jarang disorot kamera, karena tugas lebih penting baginya. Cukup amunisi senyum dan ketundukan ketika mendapat tugas. Satu di bagian konsumsi, sementara satunya pada saat acara berposisi sebagai keybordis yang mengiringi paduan suara.

22. Romzi Jazuli. Kak Jazz, teman-temannya terbiasa menyapa. Di saat petugas lain mengelak mendapat amanat sebagai pedel, lelaki berpostur tinggi ini dengan sigap menyatakan kesediaannya. Suaranya yang lantang berpower, membuat ratusan pasang mata tersihir olehnya.

Demikian selayang pandang para mujahid pada gawe akbar Stidar yang layak untuk dipertahankan dan tidak mungkin memotret seluruh potret kepanitiaan. Selamat berjumpa di Wisuda IV tahun depan. (MUA)

Bagikan ke :

Leave a Comment